Laman

by isoaezone. Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 13 Agustus 2012

"MUDIK" Tradisi Tiada Henti Indonesia, asal usul dan tujuan mudik

Mudik atau pulang kampung merupakan kegiatan perantau/ pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya,dan ritual pulang kampung ini tak mengenal kelas, golongan dan profesi. Tradisi Mudik identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya Lebaran.Suatu 'Tradisi' yang hanya di miliki bangsa Indonesia, kalaulah di negara lain ada tapi ga se Dahsyat di Indonesia.

Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, seolah tak mengenal kapok mesti sulit tetapi semua rasa lelah terbayar lunas saat menginjakan kaki di kampung halaman dan bertemu orang tua tercinta dan keluarga.

Asal Usul Tradisi Mudik sendiri konon merupakan tradisi primordial masyarakat petani jawa. Keberadaannya jauh sebelum Kerajaan Majapahit. Awalnya kegiatan ini digunakan untuk membersihkan pekuburan atau makam leluhur, dengan disertai doa bersama kepada dewa-dewa di Khayangan.

Tradisi ini bertujuan agar para perantau diberi keselamatan dalam mencari rezeki dan keluarga yang ditinggalkan tidak diselimuti masalah.Namun, masuknya pengaruh Islam ke Tanah Jawa membuat tradisi ini lama-kelamaan terkikis, karena dianggap perbuatan syirik. Meski begitu, peluang kembali ke kampung halaman setahun sekali ini muncul lewat momen Idul Fitri.

Makanya, tidak heran kebanyakan masyarakat Jawa yang mudik selalu menyempatkan diri untuk ziarah dan membersihkan kuburan. Sedangkan tujuan mudik sendiri menurut Guru Besar sosiolog Universitas Gajah Mada Arie Sudjito ada 4 macam:

1. Mencari berkah dengan bersilaturahmi dengan orangtua, kerabat, dan tetangga.
 
2. Sebagai terapi psikologis. Kebanyakan perantau yang bekerja di kota besar memanfaatkan momen lebaran untuk refreshing dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.
Sehingga ketika kembali bekerja, kondisi sudah fresh lagi.
  
3. Untuk mengingat asal usul. Banyak perantau yang sudah memiliki keturunan,
sehingga dengan mudik bisa mengenalkan mengenai asal-usul mereka.
  
4. Dan yang terakhir, adalah unjuk diri. Banyak para perantau yang menjadikan mudik sebagai ajang unjuk diri
sebagai orang yang telah berhasil mengadu nasib di kota besar.
  
selamat Lebaran ya buat agan dan aganwati...
kalau mudik ati" dijalan ya, semoga selamat sampai tujuan dan bertemu sanak saudara tercinta.

Senin, 06 Agustus 2012

10 Fakta Menarik Tentang Mimpi

Semua orang di dunia ini pasti pernah mengalami mimpi, kira kira malam ini kamu akan bermimpi apa pastinya kamu gak tau kan kamu akan mimpi apa nah berikut ini kami akan mengulas mengenai fakta menarik mengenai mimpi yang mungkin belum kamu ketahu sebelumnya penasaran seperti apa simak 10 Fakta Menarik Tentang Mimpi berikut ini.





1. Ketika kamu bermimpi tubuh kamu akan lumpuh
Tidak banyak orang yang sadar mengenai ini ternyata ketika kamu sedang bermimpi tubuh kamu akam mengalami kelumpuhan namun kamu jangan takut kelumpuhan ini hanya bersifat sementara ketika kamu sadar maka tubuh kamu akan kembali normal.


2. Kamu dapat mengontrol mimpi kamu
Sebenarnya kamu juga dapat mengontrol mimpi kamu dapat melakukan apa aja dalam mimpi kamu sendiri .


3. Semua orang bermimpi
Setiap manusia bermimpi (kecuali dalam kasus kekacauan psikologis yg hebat). Tapi wanita dan pria memiliki reaksi fisik dan mimpi yang berbeda. Pria cenderung bermimpi ttg pria lain, sementara wanita cenderung bermimpi ttg wanita dan pria.


4. Melupakan 90% mimpi yang kamu alami
Setelah kamu bangun tidur pasti kamu sulit untuk mengingat keseluruhan mimpi yang kamu alami bahkan banyak orang yanng lupa apa yang telah mereka mimpikan pada malam hari.


5. Kamu cenderung bermimpih hal yang dilarang
Fakta lain yang mengejutkan tentang mimpi adalah kita sering bermimpi hal hal yang di larang . Seseorang yang dilarang makan coklat mungkin bermimpi sering bermimpi sering makan coklat. Bahkan kondisi medis dan gangguan psikologis mungkin memiliki efek langsung pada mimpi!


6. Kamu hanya bermimpi tentang apa yang kamu ketahui
Mimpi kita sering sekali penuh dgn orang2 asing yg memainkan peran2 tertentu – tahukah anda bahwa pikiran anda tidaklah menciptakan wajah2 tersebut – itu adalah wajah2 asli orang2 yg pernah anda lihat dalam hidup anda tapi mungkin anda tidak kenal atau lupa? Pembunuh iblis dalam mimpi terakhir anda mungkin adalah pria yang mengisikan minyak ke mobil ayah anda ketika anda masih kecil. Kita telah melihat ratusan atau ribuan wajah2 selama hidup kita, jadi kita memiliki persediaan karakter untuk digunakan otak kita selama bermimpi.


7. Tidak semua orang bermimpi dengan warna-warni
Sebanyak 12% orang yg bisa melihat bermimpi dlm warna hitam dan putih. Sisanya bermimpi dalam warna asli. Manusia juga cenderung mempunyai tema umum dalam mimpi , yg situasinya berhubungan dengan sekolah, dikejar, berlari dgn lambat/ditempat, pengalaman sexual, jatuh, terlambat, seseorang yg masih hidup tapi meninggal kemudian, gigi rontok, terbang, gagal ujian, atau kecelakaan mobil.


8. Orang buta bermimpi
Manusia yang menjadi buta setelah lahir dapat melihat gambar dlm mimpi mereka. Manusia yang terlahir buta tidak melihat gambar apa-apa, tapi memiliki mimpi seperti suara, bau, sentuhan dan emosi.


9. Mimpi mencegah kegilaan
Dalam studi ttg mimpi baru-baru ini, murid yg terbangun pada permulaan mimpinya, tapi msh diijinkan tidur selama 8 jam, semua mengalami kesuliltan dalam konsentrasi, cepat marah, halusinasi, dan tanda2 kegilaan setelah hanya 3 hari.


10. Beberapa penemuan besar pertama kali digagas saat tidur
Walaupun 90% kita melupakan mimpi kita namun tahu kah anda ternyata para ilmuan menemukan ide mereka di dalam mimpi mereka. Bahkan para ilmuan besar mendapatkan ide ketika mereka bangun dari tidur sebut saja Graham Bell dan bahkan.

SUMBER

Waw, Di Jerman Dan Belanda Nokia 1100 Dihargai 300 Juta


Di Jerman Dan Belanda Nokia 1100 Dihargai 300 Juta - Sebuah telepon genggam berteknologi mutakhir seharga puluhan juta rupiah bukanlah sesuatu yang aneh lagi zaman sekarang. Namun di Jerman dan Belanda, telepon genggam Nokia produksi tahun 2003 dengan layar monochrome (tidak berwarna) dan nada dering monophonic justru dicari untuk dibeli lebih dari Rp300 juta.

Setelah diselidiki ternyata Nokia 1100 sedang diincar oleh para pelaku tindak kejahatan. Tak tanggung-tanggung, telepon genggam yang harga resminya hanya ratusan ribu rupiah tersebut kini ditawar hingga Rp363 juta.

Hasil investigasi polisi melaporkan bahwa telepon genggam tersebut ternyata satu-satunya seri telepon genggam yang dapat dimodifikasi dan digunakan untuk mendukung tindak kejahatan finansial online mereka.

Kepolisian setempat yang bekerja sama dengan sebuah badan investigasi menyatakan bahwa pelaku mampu mendapatkan ribuan username lengkap dan password dari beberapa rekening bank online di Jerman dan Belanda. Hal tersebut dapat terjadi karena pelaku memanfaatkan kebijakan transaksi finansial online di kedua negara tersebut yang mewajibkan setiap nasabahnya untuk mengirimkan sebuah kode rahasia melalui layanan pesan singkat (SMS).

SMS berisi kode rahasia tersebutlah yang kemudian dapat disadap oleh pelaku dengan menggunakan Nokia 1100 yang telah dimodifikasi. Selanjutnya tidak sulit lagi bagi para pelaku untuk mampu mendapatkan berbagai informasi tambahan, seperti username dan password yang setelahnya tentunya akan membuat mereka mampu mentransfer sejumlah dana ke suatu rekening.

Investigasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa tidak seluruh Nokia 1100 dapat melakukan hal tersebut. Dari 200 juta unit yang telah terjual di seluruh dunia, hanya yang diproduksi di pabrik Nokia di Bochum, Jerman saja yang berisi software yang sangat berharga tersebut. Selain itu Nokia 1100 juga dapat diprogram untuk menggunakan nomor telepon genggam orang lain.


SUMBER

Sabtu, 04 Agustus 2012

Aneka Ragam Ketupat di Indonesia

Permisi agan/sis, ane cuman pengen share sedikit tentang aneka ragam ketupat di Indonesia, ternyata ga cuman ketupat sayur aja yang biasa kita kenal, ternyata ada beberapa macam sajianya,,

Ketupat
 
Dalam sejarah, Sunan Kalijaga adalah orang yang pertama kali memperkenalkannya pada masyarakat Jawa. Beliau membudayakan dua kali Bakda, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Kupat dimulai seminggu sesudah Lebaran. Pada hari yang disebut Bakda Kupat tersebut, di tanah Jawa waktu itu hampir setiap rumah terlihat menganyam ketupat dari daun kelapa muda. Setelah sudah selesai dimasak, kupat tersebut diantarkan ke kerabat yang lebih tua, menjadi sebuah lambang kebersamaan.

Ketupat sendiri menurut para ahli memiliki beberapa arti, diantaranya adalah mencerminkan berbagai macam kesalahan manusia, dilihat dari rumitnya anyaman bungkus ketupat. Yang kedua, mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah mohon ampun dari segala kesalahan, dilihat dari warna putih ketupat jika dibelah dua. Yang ketiga mencerminkan kesempurnaan, jika dilihat dari bentuk ketupat. Semua itu dihubungkan dengan kemenangan umat Muslim setelah sebulan lamanya berpuasa dan akhirnya menginjak hari yang fitri.
Nah baru nih penampakan ketupat-ketupatnya :
1. Ketupek Katan Kapau
 
Katupek katan yang khas Kapau, yaitu ketupat ketan berukuran kecil yang dimasak dalam santan berbumbu. Ketupat ketan adalah versi rebus dari lemang. Santannya menjadi sampai kental sekali dan merasuk ke dalam ketupat. Ketupat kentan ini bisa dimakan sebagai dessert, tetapi juga bisa dimakan dengan lauk pedas, misalnya gulai itik cabe hijau atau rendang. 
 2. Ketupat Glabed
 



Ada lagi sajian rakyat lain di Tegal yang sangat populer, yaitu Kupat Glabed. Kali ini bukan ketupat dari desa Glabed. Kupat glabed adalah ketupat yang dimakan dengan kuah kuning kental. Glabed sendiri sebenarnya berasal dari ucapan orang Tegal bila mengekspresikan kuah yang kental ini. Glabed-glabed!

Ketupatnya dipotong-potong, dibubuhi tempe goreng, dan disiram dengan kuah glabed. Tambahkan sambal bila ingin citarasa pedas. Topping-nya adalah kerupuk mi yang terbuat dari tepung singkong dan taburan bawang goreng. Sebagai lauknya, Kupat Glabed selalu didampingi dengan sate ayam atau sate kerang.
nah ini sate kerangnya
  
3. Ketupat Betawi (Bebanci)
Masakan paling khas dan unik yang dimiliki masyarakat Betawi adalah ketupat bebanci. Saat ini nggak ada orang yang jual ketupat bebanci. Padahal sangat unik dan enak. Sesuai dengan namanya, ketupat bebanci adalah masakan dengan unsur utama ketupat. Ketupat ini disantap dengan kuah santan berisi daging sapi dan diberi aneka bumbu seperti kemiri, bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah-rempah.
4. Ketupat Blengong (tegal)
 
Kupat Blengong (Kupat Glabed dengan daging Blengong, Blengong=Keturunan hasil perkimpoian Bebek dan Angsa)
 5. Ketupat Bongkok (tegal)
Kupat Bongkok yang terletak di Jalan Slamet Riyadi, seberang kantor PLN adalah ketupat sayur khas yang berasal dari Desa Bongkok, di sebelah Timur kota Tegal. Kupat Bongkok memakai lontong, ditaburi tauge rebus, sambal goreng yang dibuat dari krupuk mi, lalu disiram dengan kari tempe yang berkuah, dan diberi topping kecap manis.

Tempenya adalah tempe semangit, yaitu transisi antara tempe dan tempe busuk. Tempe disimpan selama dua hari sebelum dimasak dengan bumbu kari tanpa santan. Rasanya memang sangat khas. Karena itu jangan heran, sekalipun warungnya di bawah pohon di pinggir jalan, pelanggannya datang dengan mobil mewah.
6. Ketupat cabuk rambak (solo)
Cabuk rambak adalah ketupat nasi yang diiris tipis-tipis, dan disiram dengan sedikit sambal wijen (dicampur kemiri dan kelapa parut yang terlebih dulu digongseng). Ada yang menyukai sambal yang sangat pedas, ada yang menyukai rasa sambal yang gurih. Rasa sambalnya memang sangat khas. Hidangan ini disajikan dengan kerupuk nasi yang disebut karak.
7 .Ketupat/lontong Sayur
 
jenis ketupat/Lontong yang sering di jumpai dimanapun kalian berada,, yup Kupat/lontong Sayur. Biasanya Lontong sayur itu artinya santan kental yang gurih, tapi kalo mau sehat (baca: engga mau makan santan) dikasih soun, telur rebus dan ditaburi bawang goreng.
 

Rabu, 01 Agustus 2012

Upacara Kasada (Kasodo) dan Pura Luhur Poten Gunung Bromo

Sejak Jaman Majapahit konon wilayah yang mereka huni adalah tempat suci, karena mereka dianggap abdi – abdi kerajaan Majapahit. Sampai saat ini mereka masih menganut agama hindu, Setahun sekali masyarakat tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada. Upacara ini berlokasi disebuah pura yang berada dibawah kaki gunung bromo. Dan setelah itu dilanjutkan kepuncak gunung Bromo. Upacara dilakukan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama dibulan Kasodo menurut penanggalan Jawa.
Upacara Kasada (Kasodo) dan Pura Luhur Poten Gunung Bromo
Legenda Asal Mula Upacara Kasada
Menurut ceritera, asal mula upacara Kasada terjadi beberapa abad yang lalu. Pada masa pemerintahan Dinasti Brawijaya dari Kerajaan Majapahit. Sang permaisuri dikaruniai seorang anak perempuan yang diberi nama Roro Anteng, setelah menjelang dewasa sang putri mendapat pasangan seorang pemuda dari kasta Brahma bernama Joko Seger.

Pada saat Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran dan bersamaan mulai menyebarnya agama Islam di Jawa, beberapa punggawa kerajaan dan beberapa kerabatnya memutuskan untuk pindah ke wilayah timur, dan sebagian menuju di kawasan Pegunungan Tengger termasuk pasangan Rara Anteng dan Jaka Seger.

Pasangan Rara Anteng dan Jaka Seger membangun pemukiman dan kemudian memerintah di kawasan Tengger dengan sebutan Purbowasesa Mangkurat Ing Tengger, maksudnya "Penguasa Tengger Yang Budiman". Nama Tengger diambil dari akhir suku kata nama Rara Anteng dan Jaka Seger.

Kata Tengger berarti juga Tenggering Budi Luhur atau pengenalan moral tinggi, simbol perdamaian abadi. Dari waktu ke waktu masyarakat Tengger hidup makmur dan damai, namun sang penguasa tidaklah merasa bahagia, karena setelah beberapa lama pasangan Rara Anteng dan Jaka Tengger berumahtangga belum juga dikaruniai keturunan. Kemudian diputuskanlah untuk naik ke puncak gunung Bromo untuk bersemedi dengan penuh kepercayaan kepada Yang Maha Kuasa agar karuniai keturunan.

Tiba-tiba ada suara gaib yang mengatakan bahwa semedi mereka akan terkabul namun dengan syarat bila telah mendapatkan keturunan, anak yang bungsu harus dikorbankan ke kawah Gunung Bromo, Pasangan Roro Anteng dan Jaka Seger menyanggupinya dan kemudian didapatkannya 25 orang putra-putri, namun naluri orang tua tetaplah tidak tega bila kehilangan putra-putrinya. Pendek kata pasangan Rara Anteng dan Jaka Seger ingkar janji, Dewa menjadi marah dengan mengancam akan menimpakan malapetaka, kemudian terjadilah prahara keadaan menjadi gelap gulita kawah Gunung Bromo menyemburkan api.

Kesuma anak bungsunya lenyap dari pandangan terjilat api dan masuk ke kawah Bromo, bersamaan hilangnya Kesuma terdengarlah suara gaib :"Saudara-saudaraku yang kucintai, aku telah dikorbankan oleh orang tua kita dan Hyang Widi menyelamatkan kalian semua.

Hiduplah damai dan tenteram, sembahlah Hyang Widi. Aku ingatkan agar kalian setiap bulan Kasada pada hari ke-14 mengadakan sesaji kepada Hyang Widi di kawah Gunung Bromo. Kebiasaan ini diikuti secara turun temurun oleh masyarakat Tengger dan setiap tahun diadakan upacara Kasada di Poten lautan pasir dan kawah Gunung Bromo.
Upacara Kasada (Kasodo) dan Pura Luhur Poten Gunung Bromo
Pura Luhur Poten Gunung Bromo

Sebagai pemeluk agama Hindu Suku Tengger tidak seperti pemeluk agama Hindu pada umumnya, memiliki candi-candi sebagai tempat peribadatan, namun bila melakukan peribadatan bertempat di punden, danyang dan poten.

Poten merupakan sebidang lahan di lautan pasir sebagai tempat berlangsungnya upacara Kasada. Sebagai tempat pemujaan bagi masyarakat Tengger yang beragama Hindu, poten terdiri dari beberapa bangunan yang ditata dalam suatu susunan komposisi di pekarangan yang dibagi menjadi tiga Mandala/zone, yaitu :

MANDALA UTAMA

Disebut juga jeroan yaitu tempat pelaksanaan pemujaan persembahyangan yang terdiri dari:

Padmaberfungsi sebagai bentuknya serupa candi yang dikembangkan lengkap dengan pepalihan. Fungsi utamanya tempat pemujaan Tuhan Yang Maha Esa, Padma tidak memakai atap yang terdiri dari bagian kaki yang disebut tepas, badan/batur dan kepala yang disebut sari dilengkapi dengan Bedawang, Nala, Garuda dan Angsa.

Bedawang Nalamelukiskan kura-kura raksasa mendukung padmasana, dibelit oleh seekor atau dua ekor naga, garuda dan angsa posisi terbang di belakang badan padma yang masing-masing menurut mitologi melukiskan keagungan bentuk dan fungsi padmasana.

Bangunan Sekepat (tiang empat) atau yang lebih besar letaknya di bagian sisi sehadapan dengan bangunan pemujaan/padmasana, menghadap ke timur atau sesuai dengan orientasi bangunan pemujaan dan terbuka keempat sisinya. Fungsinya untuk penyajian sarana upacara atau aktivitas serangkaian upacara. Bale Pawedan serta tempat dukun sewaktu melakukan pemujaan.

Kori Agung Candi Bentar, bentuknya mirip dengan tugu kepalanya memakai gelung mahkota segi empat atau segi banyak bertingkat-tingkat mengecil ke atas dengan bangunan bujur sangkar segi empat atau sisi banyak dengan sisi-sisi sekitar depa alit, depa madya atau depa agung. Tinggi bangunan dapat berkisar dari sebesar atau setinggi tugu sampai sekitar 100 meter memungkinkan pula dibuat lebih tinggi dengan memperhatikan keindahan proporsi candi bentar.

Untuk pintu masuk pekarangan pura dari jaba pura menuju mandala sisi/nista atau jaba tengah/mandala utama bisa berupa candi gelung atau kori agung dengan berbagai variasi hiasan. Untuk pintu masuk pekarangan pura dari jaba tengah/Mandala Madya ke jeroan Mandala Madya sesuai keindahan proporsi bentuk fungsi dan besarnya atap bertingkat-tingkat tiga sampai sebelas sesuai fungsinya. Untuk pintu masuk yang letaknya pada tembok penyengker/pembatas pekarangan pura.
Upacara Kasada (Kasodo) dan Pura Luhur Poten Gunung Bromo
MANDALA MADYA/ZONE TENGAH

Disebut juga jaba tengah, tempat persiapan dan pengiring upacara terdiri dari:

Kori Agung Candi Bentar, bentuknya serupa dengan tugu, kepalanya memakai gelung mahkota segi empat atau segi banyak bertingkat-tingkat mengecil ke atas dengan bangunan bujur sangkar, segi empat atau segi banyak dengan sisi-sisi sekitar satu depa alit, depa madya, depa agung.

Bale Kentongan, disebut bale kul-kul letaknya di sudut depan pekarangan pura, bentuknya susunan tepas, batur, sari dan atap penutup ruangan kul-kul/kentongan. Fungsinya untuk tempat kul-kul yang dibunyikan awal, akhir dan saat tertentu dari rangkaian upacara.

Bale Bengong, disebut juga Pewarengan suci letaknya diantara jaba tengah/mandala madya, mandala nista/jaba sisi. Bentuk bangunannya empat persegi atau memanjang deretan tiang dua-dua atau banyak luas bangunan untuk dapur. Fungsinya untuk mempersiapkan keperluan sajian upacara yang perlu dipersiapkan di pura yang umumnya jauh dari desa tempat pemukiman.

MANDALA NISTA/ZONE DEPAN

Disebut juga jaba sisi yaitu tempat peralihan dari luar ke dalam pura yang terdiri dari bangunan candi bentar/bangunan penunjang lainnya. Pekarangan pura dibatasi oleh tembok penyengker batas pekarangan pintu masuk di depan atau di jabaan tengah/sisi memakai candi bentar dan pintu masuk ke jeroan utama memakai Kori Agung.

Tembok penyengker candi bentar dan kori agung ada berbagai bentuk variasi dan kreasinya sesuai dengan keindahan arsitekturnya. Bangunan pura pada umumnya menghadap ke barat, memasuki pura menuju ke arah timur demikian pula pemujaan dan persembahyangan menghadap ke arah timur ke arah terbitnya matahari.

Komposisi masa-masa bangunan pura berjajar antara selatan atau selatan-selatan di sisi timur menghadap ke barat dan sebagian di sisi utara menghadap selatan.
Upacara Kasada (Kasodo) dan Pura Luhur Poten Gunung Bromo
Yadnya Kasada (Upacara Kasada)

Pada malam ke-14 Bulan Kasada Masyarakat Tengger penganut Agama Hindu (Budha Mahayana menurut Parisada Hindu Jawa Timur) berbondong-bondong menuju puncak Gunung Bromo, dengan membawa ongkek yang berisi sesaji dari berbagai hasil pertanian, ternak dan sebagainya, lalu dilemparkan ke kawah Gunung Bromo sebagai sesaji kepada Dewa Bromo yang dipercayainya bersemayam di Gunung Bromo. Upacara korban ini memohon agar masyarakat Tengger mendapatkan berkah dan diberi keselamatan oleh Yang Maha Kuasa.

Upacara Kasada diawali dengan pengukuhan sesepuh Tengger dan pementasan sendratari Rara Anteng Jaka Seger di panggung terbuka Desa Ngadisari. Kemudian tepat pada pukul 24.00 dini hari diadakan pelantikan dukun dan pemberkatan umat di poten lautan pasir Gunung Bromo. Dukun bagi masyarakat Tengger merupakan pemimpin umat dalam bidang keagamaan, yang biasanya memimpin upacara-upacara ritual perkawinan dll. Sebelum dilantik para dukun harus lulus ujian dengan cara menghafal dan membacakan mantra-mantra.

Setelah Upacara selesai, ongkek – ongkek yang berisi sesaji dibawa dari kaki gunung bromo ke atas kawah. Dan mereka melemparkan kedalam kawah, sebagai simbol pengorbanan yang dilakukan oleh nenek moyang mereka. Didalam kawah banyak terdapat pengemis dan penduduk tengger yang tinggal dipedalaman, mereka jauh jauh hari datang ke gunung bromo dan mendirikan tempat tinggal dikawah gunung Bromo dengan harapan mereka mendapatkan sesaji yang dilempar. Penduduk yang melempar sesaji berbagai macam buah buahan dan hasil ternak, mereka menganggapnya sebagai kaul atau terima kasih mereka terhadap tuhan atas hasil ternak dan pertanian yang melimpah. Aktivitas penduduk tengger pedalaman yang berada dikawah gunung bromo dapat kita lihat dari malam sampai siang hari Kasada Bromo.

Asal mula Olimpiade di Yunani


Di desa Olympia pada masa Yunani kuno, lebih dari 27 abad yang lalu,
seorang pemuda bernama Coroebus berhasil tampil sebagai pemenang lomba lari.

Untuk menandai kejayaannya, sebuah untaian daun olive berbentuk mahkota
diletakkan di kepalanya. Coroebus adalah orang pertama yang kemenangannya
tercatat dalam sejarah Olympic games atau pekan Olympiade. Tetapi apabila kita ‘membalik’ masa lalu lebih teliti, sebenarnya games di Olympia telah mulai
dilaksanakan sejak jaman kuno sebagai suatu kebiasaan atau budaya masyarakat Yunani waktu itu. Para penyair, penyanyi dan sastrawan Yunani kuno telah meninggalkan warisan berupa puisi dan lagu yang berisi penghargaan kepada para olahragawan, para peserta pada Olympic games dan pada adat kebiasaan yang bernilai relijius itu.

Berdasarkan mitos masyarakat setempat,dewa Zeus dan dewa Cronos
sebagai maha dewa bangsa Yunani kuno, bertarung di puncak gunung Olympus
untuk menentukan siapa yang berhak memiliki serta mengatur seluruh jagad raya beserta isinya. Dalam pertarungan tersebut, dikisahkan dewa Zeus (dengan bantuan saudara-saudaranya) berhasil mengalahkan dewa Cronus. Olympic games serta kegiatan-kegiatan yang bersifat relijius pada waktu itu dilaksanakan sebagai penghormatan atas kemenangan Zeus tersebut.

Menjelang pelaksanaan pesta olahraga Olympiade seekor babi dikurbankan
oleh orang suci untuk memuliakan dewa Zeus, dan domba hitam dipersembahkan untuk menghormati Pelops, si jagoan chariot race penakluk raja Oenomaus. Seperti telah disebutkan di depan selama berabad-abad wilayah di Olympia dan sekitarnya, dihormati serta dikeramatkan sebagai tanah suci. Candi Hera dibangun untuk memuliakan dewi Hera, isteri dewa Zeus tersebut, yang pada dasarnya juga merupakan bangunan relijius. (Dalam mitologi dinyatakan, bahwa dewi Hera juga adik dewa Zeus).

Di sebelah utara candi Hera terdapat hutan kecil yang ditumbuhi pohon olive, ditetapkan sebagai daerah suci juga. Bumi Olympic terdiri dari tempat-tempat suci, dan pada setiap tempat terdapatnya api atau obor yang dijaga agar selalu menyala setiap hari sepanjang tahun. Pada prakteknya, pelaksanaan Olympiade tidak lebih dari 5 (lima) hari. Tetapi untuk tujuan atau maksud-maksud relijius, candi-candi dan tempat-tempat suci lainnya selalu terbuka untuk umum sepanjang tahun. Jika seorang olahragawan menang pada suatu perlombaan, masyarakat secara bersama-sama mempersembahkan doa syukur kepada maha dewa Zeus dan juga dewa-dewa lainnya yang bersemayam di puncak gunung Olympus.

Masyarakat Yunani pada waktu itu percaya, bahwa adanya seorang olahragawan juara merupakan pertanda bahwa para dewa memberkahi serta akan selalu melindungi warga kota atau desa dimana olahragawan tersebut bertempat tinggal. Sang juara mengenakan mahkotanya yang terbuat dari daun olive saat memasuki kota, dan diiringi dengan puji-pujian dari seluruh warga masyarakat.

Ada suatu cerita lama tentang seorang juara bernama Oebotas dari daerah Achaia. Dia adalah pemenang pada pekan Olympiade keenam, yang menjadi marah dan murka karena merasa tidak cukup mendapatkan puji-pujian dari warga kota saat dia kembali dari perlombaan. Karena merasa dirinya tidak dihargai sebagaimana mestinya, Oebotas menjatuhkan ‘kutukan’ atas penduduk Achaia. Setelah peristiwa itu, selama + 300 tahun, tidak ada seorang olahragawan dari Achaia yang menang dan memperoleh penghargaan pada pekan Olympiade. Penduduk Achaia putus asa, akhirnya diputuskan untuk memohon petunjuk kepada para dewa. Mereka diperintahkan supaya membangun sebuah tugu/patung peringatan untuk menghormati Oebotas, maka warga kota itu pun segera melaksanakan perintah tersebut. Ketaatan kepada para dewa membuahkan hasil gemilang, pada Olympiade berikutnya, Sostratos seorang olahragawan wakil Achaia muncul sebagai juara lari.
Coroebus :
  
Zeus :

Cronos :
 
Candi Hera ;
Tempat pertama kali olimpiade di gelar

oenomaus:

Dewi Hera :
 
Sostratos :



Ada Blue Moon di bulan Agustus ini?


Bagi kamu yang belum tahu atau pernah mendengar sekilas tentang blue moon di bulan Agustus ini mungkin penasaran. Apa maksudnya blue moon, apakah benar bulan akan berwarna biru? Ada dua jawaban yang bisa menjelaskan soal fenomena blue moon ini.

Pertama, secara harfiah blue moon, atau bulan berwarna biru bisa saja terjadi. Cara termudah dengan memotret bulan menggunakan filter pada lensa kamera. Lihat contoh foto di bawah, bulan berwarna biru ini dijepret oleh fotografer Kostian Iftica.
Kedua, blue moon juga bisa saja terjadi jika di bumi terjadi kebakaran hutan atau letusan gunung berapi, sesaat setelahnya bulan bisa terlihat berwarna kebiruan. Jelaga dan partikel abu yang tersimpan di atmosferlah yang terkadang bisa membuat bulan berwarna biru.

Dari catatan Nasa, saat Krakatau meletus di tahun 1883 abunya yang memenuhi udara di atmosfir menyebabkan perubahan warna pada bulan. Blue moon yang benar-benar membuat bulan berwarna biru berlangsung selama 2 tahun lamanya.

Bulan juga terlihat kebiruan saat asap akibat kebakaran hutan yang luas di bagian barat Kanada. Fenomena itu terlihat di bagian timur Amerika Utara pada akhir September 1950. Demikian pula saat terjadi letusan gunung Pinatubo di Filipina pada Juni 1991.

Faktanya, gejala alam seperti di atas tidak selamanya membuat bulan berwarna biru. Bulan juga bisa terlihat berwarna hijau atau merah.

Namun, yang dimaksud blue moon di bulan Agustus ini memiliki makna berbeda.

Dikutip dari detik, Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin menjelaskan, "Ada fenomena blue moon di bulan Agustus karena bulan purnama terjadi dua kali dalam satu bulan."

Bagaimana mungkin bulan purnama bisa terjadi dua kali di bulan yang sama? Alumnus Universitas Kyoto Jepang ini menerangkan satu tahun Masehi terdiri dari 365,2422 hari. Nah, dalam satu bulan ada 29,53 hari, sehingga tiap satu tahun ada selisih 10,6 hari.

Maka setiap 2 atau 3 tahun itu akan terjadi kelebihan satu bulan. Artinya akan ada dua purnama dalam satu bulan. Maka, sebenarnya fenomena blue moon - bulan purnama dua kali dalam sebulan - sering terjadi.

"Jadi ada 13 bulan purnama dalam setahun. Kondisi biasa kan hanya 12 purnama. Tidak ada dampaknya, hanya unik saja," ucap Djamaluddin.
Blue moon di bulan Agustus ini tidak terlampau istimewa seperti yang pernah terjadi pada tahun 1999. Saat itu ada dua bulan penuh di bulan Januari dan dua bulan penuh pada bulan Maret. Imbasnya, sama sekali tidak ada bulan purnama di bulan Februari.

Walau demikian, tetap saja bulan purnama dua kali menempatkan kita pada sejarah hidup, karena bisa melihatnya di satu bulan yang sama. Menurut perhitungan, blue moon akan terjadi pada tanggal 2 dan 31 Agustus 2012.

Kita akan menyaksikan lagi fenomena blue moon pada 31 Juli 2015.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...