Laman

by isoaezone. Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 25 November 2013

Kisah Pesawat Pembom AURI yang Membuat Australia Gentar

Kisah Pesawat Pembom AURI yang Membuat Australia Gentar
Intelijen Australia ketahuan pernah menyadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Ani, Wapres Boediono, mantan Wapres Jusuf Kalla, dan sejumlah pejabat lain. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa protes karena Australia seolah merasa tak bersalah dalam kasus ini.

Semua hal itu bisa lain ceritanya jika kejadian ini terjadi pada zaman Presiden Soekarno dan kejayaan TNI AU yang dulu bernama Angkatan Republik Indonesia (AURI). Mana berani Australia macam-macam, mau dibom pesawat Tupolev Tu-16 TU-16 KS milik AURI? Sudah lupa rupanya Australia.



TU-16 dan TU-16 KS adalah pesawat pengebom paling ditakuti di era 1960an. Berkat hubungan baik Soekarno dan Uni Soviet, Indonesia bisa memiliki 14 pesawat TU-16 dan 12 pesawat TU-16 KS. Padahal baru beberapa negara yang punya pengebom strategis sejenis itu. Di Blok Barat baru Amerika Serikat dan Inggris yang punya pengebom jarak jauh.

TU-16 yang disebut Badger memang menakutkan. Panjangnya 34,8 meter sementara rentang sayapnya 33 meter. Mampu terbang 7.200 km dengan kecepatan maksimal 1.050 km/jam. Pesawat ini bisa membawa bom hingga 9 ton. Selain itu dipersenjatai peluru kendali udara ke darat, rudal anti kapal selam, bahkan bisa membawa bom nuklir jika dibutuhkan.

Soekarno membeli pesawat canggih ini guna menghadapi Belanda dalam konfrontasi memperebutkan Irian Barat. Tak cuma TU-16, AURI juga membeli puluhan jet serang Mig-15, Mig-17 dan Mig-19. Saat itu Indonesia dikenal sebagai negara paling kuat di bumi bagian selatan.


"Dengan kekuatan udara yang besar, Indonesia mempunyai bargaining position yang kuat terhadap beberapa negara besar seperti Belanda, Inggris dan Australia. Dalam diplomasi pembebasan Irian Barat atau Trikora, begitu kuatnya Angkatan Udara Indonesia, hingga mampu memaksa Belanda meninggalkan Bumi Cenderawasih," demikian ditulis dalam buku Bakti TNI AU 1946-2003.

Setelah Trikora berakhir. TU-16 Badger pun pernah dipakai AURI untuk menggertak Australia. Saat itu Indonesia berkonfrontasi dengan Inggris dan Malaysia dalam Dwikora.

Ceritanya, di tahun 1963, AURI mengerahkan tiga TU-16 Badger A untuk menyebarkan pamflet di daerah musuh. Satu pesawat menuju ke Serawak, pesawat kedua diterbangkan ke Sabah. Sementara pesawat ketiga terbang ke Australia.


Misi penerbangan Tu-16 ke Australia dipiloti Komodor Udara Suwondo. Khusus ke Australia, AURI tidak menyebarkan pamflet. Pesawat itu membawa peralatan militer berupa perasut, alat komunikasi dan makanan kaleng.

Barang-barang itu akan didrop tepat di Alice Springs, di tengah benua Australia. Maksudnya jelas, sebagai perang psikologis. Pesawat pengebom Indonesia mampu terbang ke atas Malaysia dan Australia tanpa diketahui lawan.

Pada pukul 01.00 WIB, TU-16 Badger terbang meninggalkan markas mereka di Madiun menuju ke Australia. Pesawat itu terbang rendah guna menghindari radar. Terasa menegangkan saat mereka mencapai Benua Kanguru itu, hingga mencapai target yang ditentukan.

Berhasil! Di jantung Australia, para kru pesawat menjatuhkan barang bawaan tadi. Semuanya berjalan lancar, tanpa gangguan. Tak ada halangan dari pesawat pemburu F-86 milik Australia, atau roket-roket anti pesawat udara.

Usai melaksanakan misi penerbangan, pesawat kembali ke Madiun dengan selamat. Mereka sampai pukul 08.00 WIB. Artinya, misi 'penyusupan dan pengeboman' dari Madiun ke Australia dan kembali lagi ke Madiun hanya butuh waktu delapan jam.

Dilaporkan, pemerintah Australia kaget setengah mati saat menemukan barang-barang yang diterjunkan dari TU-16 milik AURI. Mereka panas dingin, tak menyangka pengebom raksasa milik Indonesia bisa gentayangan tanpa terdeteksi radar mereka.


Untungnya, saat itu bukan bom 9.000 kilogram yang dibawa AURI, tapi hanya parasut dan makanan kaleng. Sekadar untuk menggertak Australia agar tak ikut latah membela Malaysia dan Inggris. Kalau saat itu perang, bisa dibayangkan kerusakan seperti apa yang akan dialami Australia.

Sayangnya, kejayaan TU-16 dan TU-16 KS dan raungan pesawat pancar gas AURI tak lama. Konflik 1965 dan politik Orde Baru membuat AURI terpinggirkan. Pemerintah Soeharto tak lagi mau menjalin kontak dengan Uni Soviet. Pesawat-pesawat canggih milik AURI yang berasal dari blok Timur pun kekurangan suku cadang. Sebagian diduga rusak karena sabotase.

Tahun 1970, kekuatan AURI nyaris tak bersisa. Cerita kebanggaan pernah menggertak Malaysia dan Australia pun tinggal kenangan masa lalu.


Sumber :
merdeka

Rabu, 12 Desember 2012

106 Kata Ini 'Haram' Digunakan Sebagai Password di BlackBerry 10

Halo gan n sist barusan ane dapet info yang unik seputar Blackberry 10 yang baru dan merupakan BB versi anyar dari sebelumnya dan juga nanti akan bakal dirilis tahun 2013 mendatang langsung aja
 

 Password yang kuat memang menjadi salah satu unsur penting agar keamanan data yang ada dalam perangkat tetap bisa dijaga oleh para penggunanya.

Walaupun dalam hal membuat password, semua kata yang dijadikan sandi merupakan hak sepenuhnya dari pihak pengguna. Namun untuk menghindari mudah dibobolnya password tertentu, sejumlah produsen perangkat pun akhirnya melangkah lebih jauh guna memberi saran untuk menghindari kata-kata tertentu untuk dijadikan password, salah satunya adalah RIM.

Sebagaimana diketahui, untuk mencegah terjadinya hal yang tak diinginkan, RIM kerap memberikan kemampuan kepada para penanggung jawab IT di perusahaan untuk mencegah penggunaan beberapa jenis password tertentu.

Selangkah lebih maju, ternyata di sistem operasi BlackBerry 10 yang akan datang, RIM juga akan menerapkan hal yang sama, di mana penggunanya dilarang untuk membuat password dengan nama tertentu.

Secara keseluruhan ada sekitar 106 kata yang terdaftar sebagai ‘kata sandi’ yang dilarang untuk digunakan, apa saja, yuk kita lihat satu per satu.

Terlepas dari reputasi RIM yang begitu baik dalam hal keamanan, nah bagi Anda, baik pengguna BlackBerry atau pun bukan pengguna BlackBerry yang saat ini menggunakan nama yang terdaftar di atas sebagai password, mungkin ada baiknya untuk mengubah nama password Anda.

http://www.tabloidpulsa.co.id/news/5717-106-kata-ini-haram-digunakan-sebagai-password-di-blackberry-10

Bahasa Apa Paling Banyak Dipakai?

Tahukah kamu ada sekitar 6.900 bahasa di bumi ini menurut SIL International's Ethnologue? Dari sekian banyak bahasa, hanya beberapa yang masuk daftar paling banyak dipakai.

Namun, kita harus membedakan antara daftar "bahasa yang banyak dipakai secara keseluruhan" dan daftar "bahasa yang dipakai oleh penutur asli". Maka untuk kategori penutur asli, jangan kaget bila bahasa Jawa lebih banyak daripada Bahasa Indonesia sendiri.

 
Berikut daftarnya menurut Nationalencyklopedin:

1. Mandarin dipakai oleh 955 juta orang, sekitar 14,1 % populasi dunia
2. Spanish dipakai oleh 407 juta orang, sekitar 5,85 % populasi dunia
3. English dipakai oleh 359 juta orang, sekitar 5,52 % populasidunia
4. Hindi dipakai oleh sekitar 4,46 % populasi dunia
5. Arabic dipakai oleh sekitar 4,23 % populasi dunia
6. Portuguese dipakai oleh sekitar 3,08 % populasi dunia
7. Bengali dipakai oleh sekitar 3,05 % populasi dunia
8. Russian dipakai oleh sekitar 2,42 % populasi dunia
9. Japanese dipakai oleh sekitar 1,92 % populasi dunia
10. Punjabi dipakai oleh sekitar 1,44 % populasi dunia
11. German dipakai oleh sekitar 1,39 % populasi dunia
12 JAVANESE dipakai oleh sekitar 1,25 % populasi dunia
13 Wu dipakai oleh sekitar 1,20 % populasi dunia. Bahasa Wu digunakan di Shanghai, China.
14. MALAY/BAHASA INDONESIA dipakai oleh sekitar 1,16 % populasi dunia.

Sementara pada kategori "Dipakai secara total jumlah" berikut daftarnya:

1. Standar Chinese dipakai oleh 1,151 milyar orang
2. English dipakai oleh 1 milyar orang
3. Spanish dipakai oleh 500 juta orang
4. Hindi dipakai oleh 490 juta orang
5. Russian dipakai oleh 277 juta orang
6. Arabic dipakai oleh 255 juta orang
7. Portuguese dipakai oleh 240 juta orang
8. Bengali dipakai oleh 215 juta orang
9 French dipakai oleh 200 juta orang
10. Malay/Bahasa Indonesia dipakai oleh 175 juta orang

Mengapa Malay/Bahasa Indonesia tidak sama dengan jumlah penduduk 250 juta, belum lagi ditambah cakupan bahasa melayu di negeri-negeri tetangga (Malaysia, Singapura, Brunei)? Hipotesanya: masyarakat di daerah pedalaman belum semua menggunakan Bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari.

Dari daftar di atas, kita bisa lihat betapa besar peran bahasa Mandarin dibanding bahasa Inggris / English. Akhirnya semakin banyak pula orang yang mempelajari bahasa ini. Di beberapa negara Afrika yang dulu masuk wilayah jajahan Prancis, kini semakin banyak yang memilih belajar bahasa Mandarin, bukan bahasa Prancis itu sendiri.

Gua Alami Terindah ini Ada di Papua

Pulau Papua diibaratkan adalah sebuah permata yang belum diasah. Masih banyak keindahan yang tersembunyi di tanah papua ini. Salah satunya di Negara tetangga kita , Papua Nugini  yang memiliki gua besar di bawah pegunungan Nakanai of New Britain, Papua Nugini.

Baru-baru ini para peneliti dan penjelajah menjalankan misi mereka mengeksplorasi  gua besar di bawah pengunungan tersebut. Hasilnya para peneliti tersebut merasa takjub dengan pemandangan yang disajikan di hadapan mereka. 
Salah satu fotografer Perancis Philippe Bence, yang menggambarkannya sebagai petualangan yang luar biasa dan tak terlupakan. Mereka menemukan ruang besar yang penuh dengan stalagmit dan stalaktit-batu kapur yang terbentuk perlahan-lahan sebagai menetes kalsium dari atap gua.






Kota Tanpa Matahari di Papua

Papua terkenal dengan cuaca yang terik dan panas, tapi tidak di Tembagapura. Setiap hari, kota ini selalu diselimuti kabut yang menghalangi matahari dan memiliki curah hujan tinggi. Brrrr, dingin!

Tembagapura di Kabupaten Mimika, dikenal sebagai kawasan pertambangan PT Freepot. Di kota inilah para pekerja Freepot tinggal dan bekerja.

 
Dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, perjalanan ke Tembagapura dapat ditempuh dengan dua kendaraan. Kendaraan tersebut adalah chopper alias helikopter, selama 20 menit atau dengan bus anti peluru selitar 3 jam. Namun, perjalan ke sana tergantung cuaca. Jika cuaca baik, maka naik chooper. Jika cuaca buruk, maka naik bus tersebut dengan pengawalan keamanan yang ketat.

"Naik helikopter harus pagi, antara pukul 06.00-11.00 pagi, setelah itu tidak ada penerbangan lagi karena sudah sangat berkabut," kata juru bicara PT Freeport Indonesia, Ramdani Sirait kepada detikTravel, Rabu (21/11/2012).

Setibanya di Tembagapura, Anda seolah melihat sisi lain Papua. Udara dingin akan terasa menembus kulit. Apalagi saat gerimis, Anda tidak akan pernah mau melepas jaket!

Tembagapura terletak di ketinggian sekitar 2.000 meter. Jangan heran, kalau kabut pun tiba-tiba datang dan menyelimuti Tembagapura. Matahari seolah menghilang. Berbicara pun keluar asap lho!

"Ketinggian Tembagapura adalah 1.800 mdpl, pucak tertingginya ada di Grasberg yaitu sekitar 4.200 mdpl," lanjut Ramdani menjelaskan.

Itu yang terjadi saat pagi hingga sore, bagaimana kalau malam hari? detikTravel pun berkesempatan untuk bermalam sehari di sini pada Senin (19/11/2012). Udara pada malam hari dinginnya makin terasa. Jangan sekali-kali melepas alas kaki Anda dan menginjakan kaki di lantai. Dingin banget!

 
Tak hanya itu, rumah tempat bermalam pun seolah memiliki AC. Jika tidak ingin kedinginan lebih lama, maka baiknya tutuplah pintu Anda. Jangan sampai udara malam yang super dingin masuk ke dalam rumah.

"Tembagapura adalah kota yang dibangun untuk menunjang kegiatan pertambangan Freeport. Ada perkantoran, pemukiman, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan sekolah di sini," ungkap Ramdani.

Tembagapura juga disebut sebagai kotanya karyawan Freeport. Dari pekerja kantoran hingga tambang, semuanya tinggal di sini. Anda dapat berjumpa berbagai macam orang dari setiap daerah Indonesia di sini, ada orang Yogya, Makassar, Kalimantan, Bandung, Jakarta, hingga Sumatera Utara. Inilah keunikan Tembagapura lainnya.

Jika ingin berkunjung ke Tembagapura, maka Anda harus seorang karyawan atau keluarga dari Freeport. Tentu, ada beberapa prosedur dan peraturan yang harus ditaati saat berkunjung ke sini. Berani coba dinginnya Tembagapura?

Saingan Mesin Pencari Google Ternyata Ada di Cina

Di banyak negara, Google adalah mesin cari internet terpopuler yang tiada tanding. Namun di China, mereka kalah telak dari mesin cari lokal, Baidu.

Pendiri Baidu adalah sosok muda bernama Robin Li. Lelaki yang berumur 44 tahun ini berhasil mendulang kekayaan senilai USD 10,2 miliar berkat kejayaan Baidu.

 
Siapakah Robin Li? Ia lahir di kota Yangquan, Provinsi Shanxi, Cina. Kedua orang tuanya pekerja pabrik, dan Li sebagai anak keempat, satu-satunya anak lelaki dari lima bersaudara. Minatnya pada dunia teknologi tampak saat bersekolah di Sekolah Tinggi Yangquan, dan memperoleh nilai tertinggi kedua saat ujian masuk.

Tahun 1987 saat mengikuti ujian masuk Pendidikan Tinggi Nasional, Li mendapat nilai tertinggi hingga akhirnya bisa kuliah di Universitas Peking mengambil jurusan Manajemen Informasi. Dia juga kuliah di Amerika Serikat di University at Buffalo.

Tahun 1994 ia membantu mengembangkan program untuk edisi online The Wall Street Journal, selain bekerja juga pada peningkatan algoritma untuk mesin pencari. Dari sinilah cikal-bakal pembangunan mesin pencari Baidu, yang dibangun bersama koleganya Erix Xu pada tahun 2000.

Dalam dua belas tahun sejak mendirikan Baidu pada Januari 2000, Li telah mengubah perusahaan tersebut menjadi mesin pencari terbesar China, dengan lebih dari 80% pangsa pasar dengan permintaan pencarian, dan mesin pencari terbesar kedua independen di dunia.

Robin Li adalah tipe pekerja dan pembangun sejati. Melakukan pekerjaannya dengan semangat, perlahan-lahan membangun dengan kesabaran. Penuh dedikasi atas apa yang dikerjakannya.

Memiliki mimpi setinggi langit memang bagus bila kita punya cara untuk mewujudkannya. Namun, bermimpi soal ide besar sambil terus membual tanpa langkah nyata, lupakan saja. You'd better think small and grow...

Asik, Melihat Formasi Bintang di Tata Surya Bisa Lewat Google

Menemukan letak bintang atau belajar soal konstelasi semakin sulit sekarang. Apalagi bagi yang tinggal di kota besar, lampu-lampu yang terang menyulitkan pemandangan kita ke angkasa. Paling banter harus ke planetarium atau menggunakan teleskop.
 
Tapi kini tak perlu sulit lagi untuk melihat bintang di langit.  Lewat layanan Google kita bisa menjelajah Bima Sakti dengan mudah. Ini merupakan eksperimen dari Google Chrome yang disebut 100,000 stars.

Caranya cukup mudah. Kita tinggal memilih zoom in atau zoom out untuk mencari bintang yang dituju. Pada layar juga tertera nama-nama bintang atau formasinya. Kalau ingin mencari rasi bintang, kamu harus mengerti istilah dalam bahasa inggris. Misalnya Ursula Majors untuk Rasi Bintang Biduk, dan lain sebagainya.
Pada nama-nama bintang yang tertera, saat kita klik maka akan muncul informasi lebih detil. Di pojok kiri atas layar bila diklik, kita akan diajak tur untuk melakukan perjalanan singkat ke beberapa tempat paling persektif di galaksi. 

Bagi guru atau orang tua, menarik juga untuk mengajarkan ilmu perbintangan pada anak-anak. Tertarik? Klik link ini: 100,000 Stars.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...